Tahukah Anda ? Kandungan yang Terdapat pada Buah Kurma

iBEV Minuman Kurma untuk Kesehatan, Buah kurma yang memiliki nama latin Phoenix dactylifera memiliki banyak variasi mulai dari bentuk, panjang, warna dan tingkat kematangan. Panjang buah kurma dapat mencapai 3-7 cm dengan diameter 2-3 cm. Semua tergantung dari jenisnya. Buah asal Timur Tengah ini sejenis tumbuhan palem berwarna coklat dan memiliki rasa manis. Dalam ilmu sains, ternyata kandungan yang ada pada buah kurma benar-benar kaya akan gizi sehingga sangat dianjurkan untuk dikonsumsi.

Buah yang satu ini sangat identik dengan bulan Ramadhan dan memang menjadi primadona saat bulan itu tiba. Buah tersebut menjadi makanan yang dianjurkan untuk dikonsumsi bukan hanya pada saat berbuka, tetapi juga pada saat sahur, karena kandungan gizinya selain melimpah, tetapi juga bermanfaat. Sebenarnya apa saja yang menyebabkan kurma menjadi buah yang memiliki banyak manfaat.

Pada daging buah kurma kandungan yang paling banyak adalah gula. Kandungan gula tersebut membuat kurma memiliki rasa yang manis. Gula pada buah kurma terdiri dari 71,2% – 81,4% yang terdiri dari gula pereduksi, dimana monosakaridanya adalah glukosa sekitar 37,3% – 52,3% dan fruktosa sekitar 28,05% – 47,5% dan disakaridanya berupa sukrosa. Adanya gula pereduksi yang banyak terdapat dalam buah kurma, menunjukkan adanya aktivitas enzim invertase yang mampu mengurangi kadar sukrosa.

Pada buah ini juga terkandung lemak dan protein, walaupun jumlah kandungannya tidak sebanyak gula. Kadar lemak pada buah kurma sangat kecil yaitu berkisar 0,12 g/100 g kurma kering hingga 0,7 g/100 g kurma kering. Sedangkan, Kadar protein berkisar antara 1,72 g/100 g kurma kering hingga 4,73 g/100 g kurma kering. Kadar protein yang sedikit ini memberi arti bahwa kurma bukanlah sumber protein yang baik.

Selain gula, lemak serta protein, daging dari buah kurma juga kaya dengan mineral. Mineral yang terkandung pada buah kurma antara lain, yaitu magnesium 5,6 – 150 mg/100 g kurma kering, kalsium sekitar 123 – 187 mg/100 g kurma kering, natrium 4,9 – 8,9 mg/100 g kurma kering, kalium 289,6 – 512 mg/100 g kurma kering, dan fosfor 12 – 27 mg/100 mg kurma kering. Kandungan kaliumnya dapat mengaktifkan kontranksi otot jantung, mestabilkan denyut jantung, sekaligus mengatur tekanan darah, bermanfaat bagi kesehatan jantung dan pembuluh darah, sehingga pada akhirnya juga bermanfaat untuk mencegah terkena penyakit stroke. Selain itu, kandungan fosfor, magnesium dan kalsiu pada buah kurma dapat membantu pertumbuhan tulang dan kesehatan tulang serta gigi.

Di samping itu, hal lain yang tidak kalah penting adalah vitamin dan serat dalam daging buah kurma. Vitamin yang terkandung dalam kurma terdiri dari vitamin C sekitar 0,002 – 0,02 %, B1 Thaiamin, B2 Riboflavin, asam nikotinat (niasin) dan vitamin A. Sedangkan serat pada buah kurma terbilang tinggi, yaitu 6,4 – 11,5 % yang berfungsi untuk mencegah penyakit kanker usus, diabetes dan penyakit hati. Buah kurma juga kaya akan zat besi dan mampu meningkatkan kadar hemoglobin.

Banyaknya kandungan serat pada buah kurma juga bermanfaat untuk usus, yaitu memperlancar buang air besar mencegah terjadinya sembelit. Dalam kurma juga mengandung asam salisilat yang bersifat anti inflamasi, anti pembekuan darah dan menghilangkan rasa nyeri.

Kurma juga merupakan sumber antioksidan yang baik bagi tubuh. Antioksidan memiliki peran penting dalam pencegahan diabetes, kanker, serta penyakit kardiovaskular. Adanya aktivitas antioksidan pada kurma disebabkan karena adanya senyawa polifenol. Senyawa polifenol yang terdapat pada buah kurma antara lain adalah kelompok flavon, flavonol, flavanol dan hidroksisinamat. Selain itu, antioksidan yang terkandung pada buah kurma diantaranya yaitu karotenoid, dengan kadar yang bisa mencapai 973 mg/ 100 g kurma kering dan fenolik yang kadarnya 239,5 mg/ 100 g kurma kering.

Kandungan polifenol dalam daging buah kurma akan meningkatkan kesehatan pada usus. Peningkatan pada kesehatan usus ini disebabkan karena adanya pertumbuhan bakteri yang menguntungkan yaitu bifidobacterium dan bisa menghambat proliferasi sel kanker usus.

Oleh karena itu, konsumsilah kurma sebagai salah satu upaya dalam menjaga kesehatan tubuh. Untuk merasakan manfaat dari buah kurma, tentunya Anda harus mengonsumsi kurma secara rutin dengan tepat. Namun, bila Anda bosan mengonsumsi kurma secara terus-menerus dalam bentuk yang itu-itu saja, Anda bisa mencoba kurma dalam bentuk varian lain.

iBEV adalah Minuman Kurma untuk Kesehatan, selain itu iBEV memiliki 2 varian rasa Original dan Sparkling, iBEV juga terbuat dari kurma alami pilihan sehingga Anda dapat merasakan manfaat dan nikmatnya kurma hanya dengan meneguknya.

Jaga dan tingkatkan kesehatan Anda dengan meminum iBEV setiap hari. Selama bulan Ramadhan Anda bisa meminum iBEV 1 kaleng saat sahur dan 1 kaleng saat berbuka. Awali sahurmu dengan minum iBEV dan akhiri puasamu dengan minum iBEV.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *