Tahukah Anda ? Perbedaan Kandungan pada Buah Kurma Segar dengan Kurma Kering

iBEV Minuman Kurma untuk Kesehatan, Buah kurma biasanya dikonsumsi pada kondisi segar atau kurma ruthab dan pada kondisi kering atau kurma tamr. Tahukah Anda perbedaan buah kurma segar dengan buah kurma yang kering?. Masyarakat Indonesia mungkin jarang atau bahkan belum pernah melihat buah kurma segar. Karena di Indonesia, buah kurma lebih sering disajikan atau dipasarkan dalam kondisi telah dikeringkan.

Buah kering merupakan buah yang telah diproses dengan cara dikeringkan atau dijemur di bawah sinar matahari langsung atau dengan menggunakan alat pengering buatan seperti, oven atau dehydrator tetapi tetap mempertahankan rasa dan aroma buahnya. Teknik mengeringkan buah ini telah dikenal sejak lama di Timur Tengah. Hal tersebut dilakukan dengan tujuan agar buah dapat disimpan dengan jangka waktu yang lebih lama. Selain kurma, buah yang sering dikeringkan adalah kismis.

Pada saat buah dikeringkan, hampir seluruh kandungan air pada buah tersebut dikeringkan. Sehingga, buah segar yang dikeringkan bentuknya akan menyusut dari kondisi semula. Tetapi, buah kering ini jadi memiliki energi yang padat. Kelebihan buah kering ialah dapat disimpan lebih lama. Lalu, apa perbedaan kandungan antara buah kurma segar dan buah kurma segar ?. Kandungan antara buah kurma segar dan buah kurma kering sebenarnya tidak jauh berbeda.

Berikut Perbedaan Kandungan Antara Kurma Segar dan Kurma Kering

  • Mikronutrien

Mikronutrien merupakan zat gizi yang dibutuhkan dalam jumlah yang sedikit oleh tubuh, tetapi mempunyai peran yang sangat penting dalam membantu proses pembentukan hormon, aktivitas enzim, serta mengatur fungsi sistem imun dan sistem reprosuksi.

Pada buah kurma kering terdapat kandungan kalsium dan zat besi yang lebih banyak. Sedangkan, pada buah kurma segar lebih banyak mengandung vitamin C. Hal tersebut dikarenakan vitamin C mudah rusak jika terkena oleh panas dan penyimpanan saat proses pengeringan.

  • Kalori

Kandungan kalori pada buah kurma kering lebih tinggi dibanding dengan buah kurma segar. Pada buah kering terdapat kandungan serat, vitamin dan mineral 3,5 kali lipat lebih banyak dibanding buah segar. Pada buah kering juga mengandung lebih banyak gula alami buah, karena semakin kering buah, maka akan semakin tinggi kandungan gulanya.

  • Makronutrien

Makronutrien merupakan nutrisi yang dibutuhkan dalam jumlah besar oleh tubuh, seperti karbohidrat, lemak dan protein. Kandungan karbohidrat pada buah kurma kering berjumlah sekitar dua kali lipat lebih banyak dibandingkan dengan buah kurma segar. Karena, buah kurma kering mengandung lebih banyak gula, dan karbohidrat yang ada pada kurma berasal dari glukosa dan fruktosa yang terkandung dibuah kurma.

Itulah merupakan perbedaan kandungan pada kurma segar atau kurma ruthab dengan kurma kering atau kurma tamr. Kandungan tersebut mempunyai manfaat untuk kesehatan. Oleh karena itu, konsumsilah kurma secara rutin untuk menjaga kondisi tubuh agar tetap sehat. Namun, jika Anda bosan mengonsumsi kurma dalam kondisi utuh, Anda bisa mencoba kurma dalam bentuk varian minuman.

iBEV adalah Minuman Kurma untuk Kesehatan, selain itu iBEV memiliki 2 varian rasa Original dan Sparkling, iBEV juga terbuat dari kurma alami pilihan sehingga Anda dapat merasakan manfaat dan nikmatnya kurma hanya dengan meneguknya.

Jaga dan tingkatkan kesehatan Anda dengan meminum iBEV setiap hari. Selama Ramadhan Anda bisa mengkonsumsi iBEV 1 kaleng saat sahur dan 1 kaleng saat berbuka. Awali sahurmu dengan minum iBEV dan akhiri puasamu dengan minum iBEV.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *